Di Amerika, tiap-tiap tahunnya lebih dari 16.000 orang wafat lantaran penyakit paru akibat ruang kerja. Berita baiknya, penyakit terhadap saluran pernapasan ini sanggup dicegah dgn memanfaatkan pelindung, seperti masker pula menghindari polutan lain seperti asap rokok & polusi hawa.
Ini dia 12 Pekerjaan Yang Berakibat Buruk Bagi Kesehatan Paru Paru dan Wajib Dihindari
1. Pekerja konstruksiPekerja yg menghirup debu kepada pembongkaran atau renovasi bangunan sanggup berisiko terkena kanker paru-paru, mesothelioma & asbestosis.
Asbestosis ialah penyakit yg menyebabkan jaringan parut di paru-paru. Pencegahan yg akan dilakukan ialah dgn menggunakan media pelindung, termasuk juga respirator waktu bekerja di lebih kurang bangunan & menghindari merokok.
2. Praktisi medis
Seputar 8-12 orang yg sensitif pada residu bubuk yg ditemukan dalam sarung tangan lateks merupakan praktisi medis.Sensitifitas tersebut bisa menyebabkan reaksi asma kategori berat. Perbuatan pencegahan yg bisa dilakukan buat mengurangi risiko tersebut yakni membatasi paparan seandainya mengizinkan.
3. Pekerja pabrik
Pekerja pabrik akan terkena debu, bahan kimia, & gas yg menempatkan terhadap risiko Chronic obstructive pulmonary disease (COPD). Gejala mutlak penyakit ini yaitu rasa sesak di dada & gejala serupa asma4. Pekerja tekstil
Bisinosis, serta dinamakan brown lung disease, merupakan umum di antara pekerja tekstil yg menciptakan jok, handuk, kaus kaki, seprei & baju.
Pekerja bakal menghirup partikel yg dilepaskan dari kain katun atau bahan yang lain
Pekerja pabrik mampu terkena debu, bahan kimia, & gas yg menempatkan kepada risiko Chronic obstructive pulmonary disease (COPD).
5. Pekerja pertambangan
"Penambang berada terhadap risiko tinggi utk banyaknya penyakit paru-paru, termasuk juga COPD, sebab paparan debu," kata Dr Harber.Silika di hawa yg pula dikenal yang merupakan kuarsa mampu menyebabkan silikosis.
Penambang batubara berisiko buat kategori lain dari penyakit jaringan parut di paru yg dinamakan pneumokoniosis (paru-paru hitam).
Perbuatan pencegahan yg akan dilakukan yakni tak merokok & memakai masker.
6. Praktisi medis
Lebih Kurang 8-12 orang yg sensitif kepada residu bubuk yg ditemukan dalam sarung tangan lateks ialah praktisi medis.Sensitifitas tersebut mampu menyebabkan reaksi asma kategori berat. Aksi pencegahan yg akan dilakukan utk mengurangi risiko tersebut yaitu membatasi paparan jika mengijinkan
- Baca Juga Artikel Menarik lainnya :
- Obat Paru Paru Kering Alami
7. Industri otomotif
Asma bakal jadi risiko kesehatan paru bagi pekerja dalam industri otomotif.Cat auto spray seperti isosianat & product poliuretan, mampu mengiritasi kulit, menyebabkan alergi & menyebabkan sesak dada, & kesusahan bernapas yg parah.
Perbuatan pencegahan yg bisa dilakukan ialah bersama memakai respirator, sarung tangan, kacamata, & ventilasi dyang memadai
8. Pekerja tekstil
Bisinosis, pula dinamakan brown lung disease, yakni umum di antara pekerja tekstil yg menciptakan jok, handuk, kaus kaki, seprei & baju.Pekerja mampu menghirup partikel yg dilepaskan dari kain katun atau bahan yang lain.
"Pembuat kue menempati sektor atas list tugas yg menyebabkan asma, yg dengan cara total mencapai 15 % kasus asma baru terhadap orang dewasa.
Produsen kue yg terpapar debu tepung berisiko amat signifikan mengembangkan sensitisasi alergi.
Aksi pencegahan yg mampu dilakukan ialah dgn ventilasi yg baik & pemakaian masker pelindung," kata Philip Harber MD, profesor & kepala Divisi Lingkungan Kerja di UCLA.
9. Pekerja angkutan
Supir truk, yg tidak jarang membongkar muatan barang di dermaga, & pekerja industri kereta api bisa berisiko utk COPD. Knalpot diesel ialah aspek paling besar.Walaupun mesin kini memancarkan gas buang diesel yg lebih sedikit lantaran perkembangan tehnologi, diesel knalpot masihlah menyebar luas.
Aksi pencegahan yg akan dilakukan yakni sedapat bisa saja menghindari ruangan knalpot diesel & mengenakan masker pelindung.
